Foto: Kadis Pendidikan Femmy Suluh dan Kepsek Ferly Tau (tengah), bersama para lulusan terbaik Smaker 1 Tomohon tahun 2025.
Smaker 1 Tomohon SMA Terbaik Kedua di Sulut
Tomohon, MX
Sekolah Menengah Atas Kristen (Smaker) 1 Tomohon merupakan salah satu satuan pendidikan terbaik di jazirah utara Selebes. Hal ini diakui Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Dr. Femmy J. Suluh, M.Si., ketika dicegat wartawan usai menghindari ibadah syukur kelulusan Smaker 1 Tomohon di Auditorium Bukit Inspirasi, Kakaskasen, baru-baru ini.
"Smaker 1 Tomohon sedari dulu memang dikenal sebagai SMA terbaik di Sulawesi Utara. Lulusan-lulusannya sudah terbukti dan bisa masuk di beberapa perguruan tinggi terbaik kemudian dapat berkarir. Sekolah ini banyak diminati orang tua untuk menyekolahkan anaknya," ungkap Suluh.
"Jumlah siswanya kedua terbanyak untuk sekolah swasta di Sulawesi Utara. Smaker 1 Tomohon diharapkan dapat terus berkontribusi bagi kemajuan dunia pendidikan di Sulawesi Utara," sambungnya.
Terkait dengan ibadah syukur kelulusan, Kadis Suluh berpesan, para lulusan hendaknya tetap bersemangat untuk meraih impian. Suatu kelulusan merupakan langkah awal memasuki proses panjang di jenjang pendidikan tinggi. "Semangat kelulusan hari ini harus diwarnai dengan mimpi untuk meraih cita-cita gemilang di masa depan," pungkas Suluh.
Sementara, Kepala Sekolah, Ferly JW Tau, S.Pd., mengapresiasi kehadirannya Kadis Suluh dalam ibadah syukur kelulusan Smaker 1 Tomohon tahun pelajaran 2024/2025. Menurut dia, perjuangan para lulusan belum selesai. Momentum ketika selesai menimba ilmu di SMA, ini merupakan tonggak untuk memulai ruang pendidikan yang baru. Sejumlah pesan sarat makna pun disampaikannya kepada 266 lulusan. Tetap menjaga sikap dan karakter yang sudah diajarkan guru-guru sehingga para lulusan bisa berhasil di masa depan.
"Temuilah kami, datanglah di Smaker ketika kalian saat sudah dengan versi terbaik, yaitu sukses. Kalau belum sukses jangan dulu datang di Smaker. Ketika anak-anak lulusan berkunjung dengan membawa kesuksesan, itu tanda bahwa kita telah berhasil mendidik dan pasti jadi kebanggaan kami," tandas Rau. (hendra mokorowu)



































