Kawanua Melbourne Dirikan "Rumah Bersama"


Melbourne, MX

Jaga nilai tradisi warisan leluhur, keturunan Lumimuut-Toar yang bermukim di Negeri Kanguru, membentuk wadah bersama. Rumah itu mereka namai, Kawanua Melbourne Australia (KMA) Inc.

Sekretaris KMA, Jefry Liando mengatakan KMA Inc merupakan asosiasi berbadan hukum Minahasa Indonesia yang tinggal di Melbourne, Victoria, Australia.

"KMA adalah suatu komunitas yang di dalamnya merupakan orang dari Minahasa atau orang Manado yang berasal dari daerah Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Indonesia Timur dengan Kota Manado sebagai ibu kota provinsi," kata Liando.

"Terbentuknya KMA dikarenakan para migran yang sedang belajar, bekerja dan tinggal di Melbourne, menyadari pentingnya memelihara sifat kekeluargaan, saling menghormati dan memahami dengan semangat nilai-nilai luhur dari Si Tou Timou Tumou Tou (Kehidupan satu untuk membuat orang lain hidup seperti memelihara dan mendidik orang lain) serta Mapalus (gotong royong)," terang Liando

Dijelaskan, Kawanua dalam pengertian bahasa Minahasa diartikan penduduk negeri, teman sekampung atau wanua-wanua yang bersatu atau "Mina-Esa" (Orang Minahasa). Jadi Kawanua dimaknai sebagai teman satu negara.

Nilai yang dimaknai, Kawanua Melbourne adalah orang Minahasa Indonesia yang tinggal di Melbourne, Victoria, Australia secara turun- temurun, yang berasal dari, atau terkait dengan, orang-orang dan tanah Minahasa.

Kawanua Melbourne memiliki nilai-nilai Minahasa tentang "Si Tou Timou Tumou Tou" dan "Mapalus" dalam membina hubungan antar anggota.

“Kawanua Melbourne mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 UUD Indonesia dalam membina hubungan dengan orang lain di Indonesia dan pemerintah Indonesia. Kawanua Melbourne memahami Pernyataan Nilai Australia dan budaya Australia dalam membina hubungan dengan komunitas Australia setempat,” kata Liando.

“Kawanua Melbourne memupuk dan menjunjung tinggi kepercayaan, kejujuran, dan etika yang baik. Kawanua Melbourne bersifat sosial dan kekeluargaan. Kawanua Melbourne adalah organisasi nirlaba, non-pemerintah, dan non-politik . Kawanua Melbourne adalah suatu bentuk persatuan komunitas yang meliputi seluruh wilayah Victoria, Australia. Keberadaannya diakui oleh pemerintah Republik Indonesia dan pemerintah Australia,” paparnya.

Sementara, KMA dibentuk dengan beberapa tujuan. Pertama, menumbuhkan persatuan dan integritas anggota-anggotanya, serta rasa saling menghormati dan pengertian dalam keluarga.

Kedua, memainkan peran aktif dalam mengembangkan orang-orang Kawanua Melbourne yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab.

“Ketiga, memainkan peran aktif dalam mempromosikan seni dan budaya Minahasa di Australia. Keempat, membina hubungan dekat dan harmoni dengan sesama orang Indonesia dan komunitas lokal Australia, dengan menunjukkan sikap terbuka untuk berasimilasi dengan orang-orang Australia, budaya dan nilai-nilai sosial,” tandas Liando.

Diketahui, terdaftarnya KMA sebagai Asosiasi Incorporated pada tanggal 7 Mei 2019 dengan registrasi, No A0106347G serta dalam Australian Business Register sejak 26 Juni 2019 dengan ABN 45 633 138 093. (Pieter Kim)

 

PENGURUS KMA

Ketua: Connie Rotinsulu

Sekretaris: Jeffry Liando

Wakil Sekretaris: Adhi Utomo

Bendahara: Sania Petryk

Wakil Bendahara: Krisna Liando

 

Pengembangan Sosial dan Spiritual Komunitas:

Sherly Mentang, Defin Pangkey, Stella Sanchez, Vany Koloay

Seni dan Budaya:

Liesa Hewitt (Dance), Royke Moniaga (Kolintang)

Anak-anak dan Remaja:

Brainly Sondakh, Merry Moniaga

Generasi Kedua: Meggie Cornelis dan Michelle Pangemanan

Jaringan Migran, Pekerjaan dan Pemberdayaan:

Jerry Pontonuwu, Richard Walukow

Olahraga dan Aktivitas Luar Ruangan: Al Mortyn

Logistik: Lily Karaki

Hubungan Masyarakat: Wayne Hancock

Ekonomi Kreatif: Vivy Lumowa, Yanti Zipora

Dewan Penasehat: Eddy Kalesaran, Albert Lengkong, Lucky Kalonta, Frans Lasut, Willie dan Yoke Cornelis, Eddy dan Nieke Pangemanan, Edu Pangemanan.



Sponsors


Sponsors